Minggu, 12 Oktober 2014

ETIKA BISNIS


Etika Bisnis

            Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika bisnis dalam perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan atau mitra kerja, pemegang saham dan masyarakat.
            Membangun karakter dan budaya organisasi dalam perusahaan menjadi hal penting karena sebuah perusahaan yang baik adalah perusahaan yang sehat dari berbagai sisi, baik secara financial, kualitas pekerja, budaya organisasi dan hubungan internal perusahaan, hubungan yang baik dengan pihak eksternal, serta masyarakat luas.
            Internal perusahaan menjadi sesuatu yang mutlak karena apabila suatu perusahaan secara internal tidak baik maka bagaimana hubungan dengan pihak eksternal dan masyarakat luas. Etika di internal perusahaan harus dibangun dengan baik sehingga kinerja perusahaan dapat berjalan baik, karyawan menjalankan tugasnya dengan baik dan komunikasi antar karyawan akan membentuk kinerja yang baik. Pemimpin perusahaan yang baik juga menjadi hal penting karena sebagai seorang pemimpin harus menjalankan tugasnya dan membuat keputusan yang baik demi kelancaran perusahaan harus mempertimbangkan etika bisnis dan prosedur internal perusahaan maka jalinan komunikasi dan budaya organisasi didalam perusahaan perlu dibentuk dengan etika bisnis yang baik.
            Hubungan eksternal harus dijalin dengan baik karena hubungan yang baik dengan pihak eksternal perusahaan akan mendukung kerja perusahaan dan kelancaran usaha sebuah perusahaan karena tanpa ada hubungan yang baik diantara perusahan dan pihak luar perusahaan akan berjalan tidak seimbang.
            Masyarakat merupakan menjadi penilai utama sebuah perusahaan baik perusahaan jasa maupun perusahaan dagang. Maka sebuah perusahaan harus membangun citra yang baik atas produknya terhadap masyarakat luas karena yang akan membeli produk dan jasa dari sebuah perusahaan adalah masyarakat maka perusahaan harus mempunyai tenaga pemasar yang baik sehingga produk dan pesan dari sebuah perusahaan dapat tersampaikan dan masyarakat akan merespon pesan tersebut dengan membeli produk dan jasa tersebut.
            Maka etika bisnis apabila dijalankan dengan norma-norma yang benar maka akan membuat perusahaan tidak berorientasi pada laba namun memperhitungkan aspek aspek dan etika yang baik. Dilihat dari sisi internal, eksternal dan masyarakat luas.

Contoh Kasus Etika Bisnis


Contoh Kasus Etika Bisnis

Pembajakan di Industri Musik dan Film Indonesia :

Kasus pembajakan dalam industri musik dan film di Indonesia sudah menjadi sesuatu yang biasa di masyarakat umum namun sesungguhnya hal tersebut sangat merugikan bagi para pelaku bisnis di industri musik dan film di Indonesia, namun karena lemahnya pengawasan pemerintah dan kurang tegasnya tindakan hukum bagi oknum-oknum pelaku pembajakan, membuat para pelaku tidak jera terhadap perbuatannya. Banyaknya kios-kios yang menjual barang-barang bajakan membuat semakin pelik masalah pembajakan di indonesia.

Analisa :

Etika Bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, dan juga masyarakat. Dalam kasus diatas mencerminkan etika bisnis yang buruk, orientasi pada keuntungan semata sehingga melupakan aspek-aspek lainnya. Melanggar aturan dan perundang-undangan menjadi hal biasa sehingga hukum tidak menjadi hal yang menakutkan bagi para pelaku kejahatan pembajakan. Oknum-oknum tersebut berkilah mereka menjual barang bajakan karena banyaknya permintaan masyarakat terhadap barang tersebut, namun hal tersebut bukan menjadi alasan untuk menjalankan bisnis yang melanggar etika bisnis karena apabila oknum-oknum tersebut tetap pada koridor etika bisnis maka masyarakat akan membeli barang yang asli. Maka dari itu semua kalangan dan pemerintah khususnya harus menerapkan aturan dan menjalankan aturan yang ada sehingga kejahatan pembajakan karya cipta dapat di minimalisir.

Jumat, 06 Juni 2014

Curiculum Vitae

Pengertian Curiculum Vitae
Curiculum vitae atau daftar riwayat hidup adalah catatan singkat tengatang gambaran diri seseorang. Selain berisi data pribadi, gambaran diri itu paling tidak harus di isi keterangan tentang pendidikan atau keahlian dan pengalaman. Dengan data itu riwayat hidup akan memberikan gambaran atau kualifikasi seseorang. Dari segi penampilannya riwayat hidup tidak mempunyai bentuk standard. Riwayat hidup ditulis seperti karangan singkat, diawali oleh judul dan ditutup oleh rangkaian tanggal, tanda tangan dan nama. Sebenarnya riwayat hidup termasuk surat keterangan, dalam hal ini keterangan pribadi. Ada beberapa perbedaan antara curriculum vitae dan resume. Sebuah curriculum vitae adalah lebih lama (hingga dua atau lebih halaman), lebih sinopsis rinci latar belakang dan keterampilan.
Manfaat Vitae
CV itu berguna untuk melamar pekerjaan, untuk memenuhi persyaratan dalam usulan penelitian (sebagai pemimpin proyek), untuk melanjutkan pendidikan dan sebagainya. Sesuai dengan kegunaannya dan maksud pembuatannya, maka vitae itu bukan semata-mata berisi data pribadi. Vitae itu mementingkan perincian tentang ‘apa’ dan’siapa’ anda, jadi mencakup kepribadian anda. Sehingga dapat diketahui oleh pihak perusahaan atau organisasi dalam menilai diri seseorang yang dapat dilihat dari tingkat pendidikan, pengalaman, keahlian dan isi biodata seseorang yang dibentuk dalam surat formal dan dibuat dari hasil pengetikan atau berupa teks.
Susunan Vitae
1.      Data pribadi
Yang berisi tentang nama, jenis kelamin, tempat tanggal lahir, agama, kewarganegaraan, status perkawinan, tinggi dan berat badan, alamat, golongan darah, nomor telepon atau HP dan email.
2.      Pendidikan
Menjelaskan tentang latar belakang pendidikan dan pengalaman pekerjaan (apa bila ada).
3.      Pengalaman kerja
Bagian yang menjelaskan apakah seseorang pelamar kerja memiliki pengalaman dibidang nya atau masih terbatas.
4.      Skill yang dimiliki
Bagian yang menjelaskan tentang skill yang dimiliki setiap pelamar kerja untuk memberikan informasi atau sebagai bahan pertimbangan bagi pihak perusahaan atau organisasi untuk mengetahui skill yang dimilikinya dalam bentuk yang meyakinkan dan informatif.
5.      Training yang pernah diikuti
Bagian yang menjelaskan tentang daftar training yang pernah diikuti sebelumnya, sebagai bahan pertimbangan perusahaan atau organisasi untuk mengetahui sejauh mana pemilik CV memiliki wawasan yang sudah diperolehnya.
6.      Prestasi
Bagian yang sangat penting dalam menyampaikan CV, karena prestasi menjelaskan kelebihan dan keunikan yang dimiliki individu.
7.      Kegiatan ekstrakurikuler atau kemasyarakatan
Bagian ini menjelaskan bahwa pemilik CV memiliki kegiatan sosial atau dapat membagi waktu dibidang lain, sehingga tidak hanya sebatas pada lingkungan pekerjaan.
Isi Vitae
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama                                      :     Ririn Dwiasih
Tempat, Tanggal Lahir             :     Jogjakarta, 30 Januari 1993
Jenis Kelamin                          :     Perempuan
Agama                                    :     Islam
Kewarganegaraan                   :     Indonesia
Alamat                                    :     Jl.Kebon Pedes No.19 Rt.01 Rw.09Bogor
Telepon                                   :     082119199393
Golongan Darah                      :     O
Pendidikan Formal
2011 - 2015                       :    Universitas Gunadarma, Depok
2008 - 2011                       :    SMKN 1 BOGOR Jurusan Adm.Perkantoran
2005 - 2008                       :   SMPN 11 BOGOR
1999 - 2005                       :   SDN Pondok Rumput 1 Bogor
Kemampuan
Kemampuan komputer (MS Word, MS Excel, MS PowerPoint, dan Internet)

soal :
1. Apa arti dari curriculum vitae….
            a.       menjelaskan keterangan diri, informasi diri, data diri dan sebagainya*
            b.      menjelaskan latar belakang pendidikan dan berhubungan dengan pekerjaan yang             dituju.
            c.       bagian yang penting disamping pengalaman kerja yang menjelaskan keunikan,    kelebihan dan prestasi sebagai ndividu sekaligus pencapaian di bidang tertentu.
            d.      hal-hal yang berhubungan langsung dengan pekerjaan
   2.    Bagian ini berisi nama, alamat, agama, email, nomor telepon, dan identitas pribadi lainnya. Pengertian dari….
          a.       Pendidikan                                                            c. Prestasi
          b.      Data Pribadi*                                                        d. CV 
    3.    Pengertian dari pengalaman kerja adalah….
            a.       menjelaskan keterangan diri, informasi diri, data diri dan sebagainya
             b.      menjelaskan latar belakang pendidikan dan berhubungan dengan pekerjaan yang            dituju.
             c.       bagian yang paling dilihat ooleh perekut kerja. Pengalaman kerja membrikan      gambaran apakah seorang kandidat sudah memiliki jam terbang yang cukup atau          masih terbatas.*
             d.      hal-hal yang berhubungan langsung dengan pekerjaan
    4.    yang bukan termasuk kedalam susunan CV…
             a.       Pendidikan                                                            c. Prestasi
             b.      Data Pribadi                                                          d. surat*
    5.    bagian yang penting disamping pengalaman kerja yang menjelaskan keunikan, kelebihan dan prestasi sebagai ndividu sekaligus pencapaian di bidang tertentu. Pengertian dari….
              a.       Prestasi*                                                    c. Pengalaman Kerja
               b.      Data Pribadi                                               d. skill

sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Curriculum_vitae

Surat Menyurat

Surat Menyurat

Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain yang pada umumnya, dibutuhkan perangko dan amplop.

A. Fungsi Surat
fungsinya mencakup lima hal: sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, dan gagasan; alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan pedoman kerja

B.Syarat Surat  

Surat yang baik haruslah memenuhi syarat-syarat penyusunan sebagai berikut.

Pertama, surat harus disusun dengan teknik penyusunan yang benar, yaitu:
(1) Penyusunan letak bagian-bagian surat (bentuk) yang tepat sesuai dengan aturan atau pedoman yang telah ditentukan;
(2) Pengetikan yang betul, jelas, bersih, dan rapih;
(3) Pemakaian kertas yang sesuai dengan:
a. Ukuran : kuarto berukuran 21 x 29 cm;
b. Jenis : HVS untuk lembar asli (sebaiknya kertas onion) dan kertas tebus (doorslag) untuk tembusan;dan
c. Warna : putih HVS untuk lembar asli, kuning kertas tebus untuk perbal, biru muda kertas tembus untuk tembusan intern, dan merah mudah HVS untuk surat rahasia.

Kedua, isi surat harus dinyatakan secara ringkas, jelas, dan eksplisit. Hal itu menguntungkan kedua pihakk, yaitu:
a. Penerima dapat memahami isinya dengan tepat dan tidak ragu-ragu; dan
b. Pengirim memperoleh jawaban secara cepat apa yang dikehendakinya.

Ketiga, bahasa yang digunakan haruslah bahasa yang benar/baku sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, baik tentang ejaan, pemilihan kata, maupun kalimatnya. Selain itu, bahsa surat haruslah efektif. Untuk itu, bahasa surat haruslah logis,wajar, hemat, cermat, sopan, dan menarik. Sedapat mungkin dihindari pemakaian kata-kata asing yang sudah padanannya dalam bahasa Indonesia. Juga harus dihindari gaya yang keasing-asingan.

Di samping ketiga syarat diatas, ada hal penting lainnya yang perlu diperhatikan sehubungan dengan menyusun surat yang baik, yaitu:
a. memahami kedudukan masalah yang dikemukakan;
b. memahami peraturan-peraturan yang berkaitan dengan masalah itu;
c. mengetahui posisi dan bidang tugasnya; dan
d. hal-hal lainnya yang berkaitan dengan ketatausahaan.
  


C. Bahasa Surat
Bahasa surat yang baik harus memenuhi kriteria berikut ini :
1.      Bahas baku
2.      Bahasa jelas dan tidak bermakna ganda
3.      Lugas
4.      Efektif dan efisien
5.      Bahasa terpadu, ditiap gagasan dituangkan dalam 1 (satu) paragraf, dan ciri-ciri paragraf yang baik :
·      Mengandung kesatuan isi
·      Kepaduan antar kalimat
·      Ada pengembangan gagasan pokok
6.      Bernalar
7.      Mengandung bahasa kosa kata yang tepat, optimis,  dan menghindari pengungkapan secara langsung
D. Bagian-Bagian Surat
1.      Kepala surat atau yang bisa juga disebut dengan kop surat merupakan bagian teratas dalam sebuah surat. Bagian surat yang pertama ini berisi: Logo atau lambang dari sebuah instansi, lembaga, perusahaan atau organisasi, nama instansi, lembaga, perusahaan, atau organisasi tersebut, alamat instansi, lembaga, perusahaan, atau organisasi.
2.      Tempat dan tanggal surat pencantuman tempat dan tanggal surat tersendiri ditujukan untuk memberikan informasi mengenai tempat dan tanggal penulisan surat tersebut.
3.      Nomor surat sebuah surat resmi yang mewakili sebuah lembaga, instansi, perusahaan atau organisasi biasanya menggunakan penomoran terhadap surat yang dikeluarkan atau yang diterima. Nomor surat biasanya meliputi nomor urut penulisan surat, kode surat, tanggal, bulan dan tahun penulisan surat.
4.      Lampiran. Bagian lampiran merupakan bagian penjelas yang menginformasikan bahwa ada sejumlah berkas atau dokumen yang disertakan dalam surat tersebut.
5.      Hal atau perihal. Hal berfungsi memberikan petunjuk bagi pembaca mengenai pokok isi surat tersebut.
6.      Alamat dalam terdapat dua alamat yang dituliskan dalam surat, yaitu alamat luar (yang ditulis di sampul surat) dan alamat dalam (yang ditulis di dalam surat).
7.      Salam Pembuka. Berfungsi sebagai sapaan dalam surat. Salam pembuka ditulis dengan huruf kapital di awal dan diakhiri oleh tanda koma.
8.      Isi surat pembuka merupakan alinea pertama yang berfungsi sebagai pengantar atau pendahuluan terhadap infomrasi yang disampaikan di alenia isi. Isi Alendia isi berisi informasi yang akan disampaikan. Sedangkan alenia penutup ini berisi ucapan terima kasih atau harapan dari penulis surat kepada pembaca surat.
9.      Salam Penutup merupakan penutup surat yang biasanya menggunakan kata: "Hormat saya, Hormat kami, Wassalam".
10.  Nama Jelas Pengirim dan Tanda tanganSetelah salam penutup, terdapat nama jelas pengirim surat beserta tanda tangannya.
11.  Tembusan merupakan bagian surat yang menunjukkan pihak atau orang lain yang juga berhak mendapatkan surat tersebut.
E. Contoh Surat  
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA KABUPATEN KUDUS
Kudus, 21 April 2011
Nomor           : 007/DIKPORA/KT/IV/2011
Lampiran      : -
Perihal           : Undangan
Yth. Sdr. Indra Permana
Jl. Cendrawasih No. 12
Perum Gading Mas
Jekulo

Dengan hormat,
Kami mengundang Saudara untuk menghadiri rapat yang akan diadakan pada:
Hari             : Selasa, 25 April 2011
Tempat       : Gedung pertemuan DIKPORA Kab. Kudus
Waktu          : 10.00 – 12.00 WIB
Acara           : Dengar pendapat dengan Dewan DPRD Kab. Kudus
Atas perhatian Saudara, akmi ucapkan terima kasih

Hormat kami,


Kepala DInas Dikpora Kab. Kudus
Drs. Adullah hasnawai
soal :
1.      Alat komunikasi antar seseorang merupakan? 
a.      Fungsi surat* 
b.      Objek surat 
c.       Bagian surat 
d.      Syarat surat 

2.      Dibawah ini manakah yang bukan bahasa surat yang baik? 
a.       Lugas 
b.      Menggunakan bahasa gaul* 
c.       Bahasa baku
d.      Bahasa jelas

3.Alat komunikasi pemberitahuan, pernyataan, permintaan, laporan, dan lain-lain, yang dapat dijadikan alat penyimpanan arsip atau dokumentasi dari suatu kegiatan. Merupakan penjelasan dari ?
a.       Fungsi surat *
b.      Surat
c.       Jenis surat
d.      Jawaban b dan c benar

4. Dibawah ini manakah yang bukan bahasa surat yang baik ?
a.       Bahas baku
b.      Bahasa jelas dan tidak bermakna ganda
c.       Lugas
d.      Menggunakan bahasa gaul *
 
 5. Dibawah ini manakah yang bukan termasuk syarat-syarat surat yang baik ?
a.       Surat disusun dengan teknik penyusunan yang benar
b.      Isi surat dinyatakan secara ringkas, jelas, dan eksplisit
c.       Bahasa yang digunakan adalah bahasa baku, yang sesuai dengan kaidah bahasa indonesia dan EYD (ejaan yang disempurnakan)
d.      Isi surat bertele-tele*
 
Sumber : 
http://id.wikipedia.org/wiki/Surat
http://contohsuratdinas.net/