Minggu, 16 Maret 2014

BERFIKIR INDUKTIF

1.PENDAHULUAN
Setelah kita mengetahu Ada 2 metode dalam penalaran yaitu metode berfikir deduktif dan metode berfikir induktif dan juga tadi kita sudah membahas metode berfikir yang pertama yaitu metode berfikir deduktif dimana penalaran deduktif lebih lanjut terkait dengan rasionalisme, kini kita akan membahas metode panalaran yang kedua yaitu  penalaran induktif yang  terkait dengan empirisme.
 Empirisme berasal dari kata Yunani yaitu "empiris" yang berarti pengalaman inderawi. Oleh karena itu empirisme dinisbatkan kepada faham yang memilih pengalaman sebagai sumber utama pengenalanan dan yang dimaksudkan adalah baik  pengalaman lahiriah yang menyangkut dunia maupun pengalaman batiniah yang menyangkut pribadi manusia.
Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman sehingga pengenalan inderawi merupakan pengenalan yang paling jelas dan sempurna.

2.PEMBAHASAN
2.1 Berfikir Induktif
 Berfikir Induktif adalah metode berfikir yang diawali dengan menjelaskan permasalahan-permasalahan khusus (mengandung pembuktian dan contoh-contoh fakta) yang diakhiri dengan kesimpulan yang berupa pernyataan umum.  Paragraf Induktis sendiri dikembangkan menjadi beberapa jenis. Pengembangan tersebut yakni paragraf generalisasi, paragraf analogi, paragraf sebab akibat bisa juga akibat sebab.

2.2 Hipotesa dan Teori
Hipotesa adalah sebuah Informasi yang masih belum teruji kebenarannya, sedangkan Teori adalah sebuah fakta yang tepat dan bisa dipertanggung jawabkan.

2.3 Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.
Contoh:
Allysa Soebandono adalah bintang sinetron dan ia berparas cantik.
Shireen Sungkar adalah bintang sinteron dan ia berparas cantik
Semua bintang sinetron berparas cantik.
Pernyataan "semua bintang sinetron berparas cantik" hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.
Contoh kesalahannya:

Mpok Atiek juga bintang sinteron, tetapi tidak berparas cantik.

2.4 Analogi dalam ilmu bahasa adalah persamaan antar bentuk yang menjadi dasar terjadinya bentuk-bentuk yang lain. Analogi merupakan salah satu proses morfologi dimana dalam analogi, pembentukan kata baru dari kata yang telah ada. Contohnya pada kata dewa-dewi, putra-putri, pemuda-pemudi, dan karyawan-karyawati.

2.5 Pengertian hubungan kausalhubungan kausal atau sebab akibat adalah hubungan antara peristiwa-peristiwa ekonomi dimana peristiwa yang satu menjadi penyebab terjadinya peristiwa yang lain, tetapi tidak berlaku sebaliknya. 
Contoh hubungan kausal
“Naiknya gaji pegawai negeri mengakibatkan naiknya harga-harga barang kebutuhan pokok dipasar”, namun peristiwa ini tidak berlaku sebaliknya, karena naiknya harga kebutuhan pokok dipasar tidak dapat menaikkan gaj

2.6 Induksi Dalam Metode Eksposisi

Hubungan ini sama dalam sebab dan akibat namun lebih mengarah didalam Fakta Informasi yang benar, dan menghubungkan Fakta dari Informasi dengan Fakta dari Informasi yang lain.

PENUTUP
 Penalaran terdiri beberapa jenis yaitu : Hipotesis dan teori, Generalisasi , Analogi , Hubungan kasual (sebab-akibat). Penalaran induktif juga melibatkan persepsi tentang keteraturan. Keteraturan itu terlihat dalam menarik kesimpulan dari kasus yang bersifat khusus.

Berfikir induktif merupakan cara berpikir menarik suatu kesimpulan yang bersifat umum dari berbagai kasus yang bersifat individual (seperti kesimpulan peneliti humoris). Misalnya, kita punya fakta bahwa kambing punya mata, kucing punya mata, demikian juga anjing dan berbagai binatang lainnya. Dari kenyataan-kenyataan ini dapat kita tarik kesimpulan umum bahwa semua binatang mempunyai mata.


http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran
http://www.slideshare.net/Jayadipura/kemampuan-penalaran-induktif

soal-soal
1.      Metode berfikir yang diawali dengan menjelaskan permasalahan-permasalahan khusus yang mengandung pembuktian dan contoh-contoh fakta adalah …
a.       Berfikir deduktif
b.      Berfikir Induktif*
c.       Berfikir Reaktif
d.      Berfikir Eksklusif
2.      Generalisasi adalah …
a.       Metode berfikir yang diawali dengan menjelaskan permasalahan-permasalahan khusus yang mengandung pembuktian dan contoh-contoh fakta
b.      Hubungan sebab akibat
c.       persamaan antar bentuk yang menjadi dasar terjadinya bentuk-bentuk yang lain.
d.      proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.*
3.      Jika berfikir deduktif berkaitan dengan rasionalisme , sedangkan berfikir induktif berkaitan dengan …
a.      Rasionalisme
b.      Empirisme*
c.       Kritisme
d.      Fanatisme

4.      Apa yang dimaksud dengan empirisme …
a.      pengetahuan berasal dari pengalaman*
b.      pengetahuan berasal dari pembelajaran
c.       pengetahuan tidak selalu dari sebuah pengalaman
d.      pengetahuan berdasarkan pengalaman bukan hal yang utama

5.      Karena kebakaran hutan di Riau , makamengakibatkan asap menyelimuti kota Pekanbaru,Riau,dan sekitarnya. Kalimat tersebut adalah contoh dari…
a.      Analogi
b.      Kausal(sebab-akibat)
c.       Hipotesis
d.      Generalisasi*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar